Lebaran Harusnya Jadi Momen Mempromosikan Batik Lokal



Lebaran dapat menjadi momentum guna mempromosikan batik lokal, kata Pengamat Budaya Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Bambang Widodo.

"Salah satu teknik yang bisa dilakukan ialah dengan menciptakan busana muslim berbahan dasar batik dengan corak khas batik lokal," katanya di Purwokerto, Rabu (16/5/2018).

Upaya tersebut, kata dia, juga dapat dilakukan oleh semua perajin batik lokal yang terdapat di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

"Batik Banyumas ini mempunyai motif yang paling unik dengan warna-warni alam atau kecokelatan yang paling khas. Sangat unik bila diciptakan desain busana muslim menyambut Lebaran, bakal berkesan mewah," katanya.

Untuk itu, dia menyuruh para perajin batik lokal yang terdapat di Banyumas guna memanfaatkan momentum Lebaran 2018 menambah kreatifitas sekaligus berperan serta dalam mempromosikan batik lokal.

"Perajin batik secara responsif bisa menyambut kehadiran momen lebaran dengan menciptakan baju-baju siap gunakan berbahan batik yang menarik dan menarik," katanya.

Sementara itu, dia menambahkan bahwa pemerintah wilayah perlu berperan aktif dalam upaya mendorong perajin batik memanfaatkan momentum Lebaran.

"Misalkan, pemerintah daerah dapat mendorong semua perajin batik yang punya ruang pajang guna menyiapkan baju-baju batik siap pakai guna menyambut Lebaran," katanya.

Di samping itu, kata dia, pemerintah daerah dapat ikut mempromosikanmelewati website atau media sosial lainnya. "Pemerintah wilayah jugadapat ikut menjual langsung melewati perusahaan wilayah dan dekranasda," katanya.

Dengan demikian, kata dia, batik Banyumas diinginkan mampu menjebol pasar yang lebih luas dan mampu berlomba dengan wilayah lain.


Lebaran Harusnya Jadi Momen Mempromosikan Batik Lokal Lebaran Harusnya Jadi Momen Mempromosikan Batik Lokal Reviewed by Mutia Olyvia on 16.29 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.