Oli Motor Tak Boleh Kebanyakan, Ini Alasannya


Pelumas pada kendaraan adalahkomponen urgen untuk memuluskan kinerja mesin. Kendaraan juga harus teratur diganti olinya. Tapi ingat, oli pada kendaraan mesti cocok takaran, oli tak boleh kelebihan.

Dikutip dari laman Wahana Honda, ada sejumlah hal yang mesti diacuhkan saat mengubah oli, yaitu dosis yang pas. Oli yang berlebihan dapat memunculkan efek tidak baik pada mesin.

Faktanya, oli yang berlebihan bisa dominan  pada penurunan kualitas. Soalnya, ketika mesin bekerja akan memunculkan gelembung-gelembung pada genangan oli, kemudian bertabrakan dengan weight balance.

Dalam dosis normal, seharusnya oli melulu untuk melapisi tidak butuh menggenangi. Jika oli menggenangi mesin, oli malah akan gampang keruh dan menciptakan kualitasnya menurun.

Efek negatif berikutnya ialah menghambat kinerja mesin. Oli memiliki faedah utama guna melumasi mesin sampai-sampai kinerja mesin jadi enteng dan minim gesekan. Oli yang berlebih dapat menghambat kinerja mesin.

Karakter oli yang mempunyai kekentalan yang konsisten dan dalan volume berlebih malah akan memunculkan hambatan pada mesin. Kinerja mesin malah akan terasa berat. Alhasil, sering kali oli yang berlebihan menciptakan performa motor jadi turun.

Jadi, simaklah takaran oli yang pas untuk masing-masing jenis motor.
Oli Motor Tak Boleh Kebanyakan, Ini Alasannya Oli Motor Tak Boleh Kebanyakan, Ini Alasannya Reviewed by Mutia Olyvia on 06.10 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.