Waktu Terbaik guna Ngemil Kalau Tak Mau Berat Badan Naik

Siapa yang tidak suka ngemil? Sayangnya, ngemil dapat membuat berat badan naik. Tapi tidak boleh khawatir, sekitar waktu guna ngemil tepat, berat badan Anda bakal tetap terkendali, kok. Penasaran kapan saja masa-masa terbaik guna ngemil? Simak ulasannya inilah ini.


Kapan saja waktu guna ngemil yang aman untuk berat badan?

Sebenarnya ngemil tersebut tidak tidak jarang kali buruk, ada guna yang dapat Anda dapatkan dari kelaziman ini. Apakah manfaatnya?

Ngemil dapat menyediakan energi ekstra supaya tubuh kita tetap dapat beraktivitas dengan baik. Tapi, mayoritas orang menerapkan kelaziman ngemil ini dengan salah.

Dilansir dari Women’s Health, suatu studi yang dilaksanakan oleh Harvard University mengindikasikan bahwa waktu santap atau ngemil yang tidak sesuai dengan ritme sirkadian (jam biologis tubuh) malah dapat membuat kadar gula darah melonjak 18% lebih tinggi dan insulin mesti bekerja lebih keras. Di samping itu, kelaziman ngemil yang tidak diseimbangi dengan kegiatan fisik juga dapat memicu naiknya berat badan.

Jadi, kapan masa-masa terbaik guna ngemil? Berikut waktu guna ngemil yang sangat baik guna Anda.

1. Dua hingga empat jam sesudah waktu santap sebelumnya

Tubuh bisa bekerja secara maksimal sekitar 2 hingga 4 jam sesudah makan. Selama tersebut pula tubuh memahami makanan yang Anda santap sebelumnya. Setelah melalui waktu tersebut, kita boleh merasakan camilan yang kita di simpan di kulkas.

Bila Anda menyangga untuk tidak santap atau ngemil lebih dari 4 jam, metabolisme di dalam tubuh bakal menurun dan gula darah bakal menjadi rendah. Apa yang kita rasakan ketika itu? Ya, Anda tentu kelaparan.

Kondisi ini dapat membuat nafsu santap Anda memuncak dan akhirnya santap lebih tidak sedikit dari porsi seharusnya. Kesalahan masa-masa ngemil berikut yang kadang menciptakan berat badan tidak terkendali. Alih-alih menghindari ngemil, kita malah santap lebih tidak sedikit dari biasanya.

Biasanya urusan ini tidak jarang terjadi saat Anda sedang bekerja di kantor atau mengekor mata kuliah. Nah, kita terhindar dari masa-masa ngemil yang salah, sediakan makanan kecil, laksana snack kedelai. Di samping memberi kita energi, camilan dari kedelai berisi serat tinggi sehingga dapat menunda rasa lapar hingga waktu santap tiba.

2. Setelah beraktivitas lebih dari satu jam, misalnya olahraga

Olahraga menciptakan otot bekerja lebih keras guna menghasilkan energi lebih banyak. Apalagi bila dilaksanakan lebih dari satu jam. Penting untuk Anda guna menggantikan energi tubuh yang hilang dengan makanan berkalori dan membina kembali otot yang telah bobrok dengan makanan berprotein. Inilah masa-masa yang tepat untuk Anda guna ngemil.

Bila kegiatan atau olahraga yang dilaksanakan kurang dari satu jam dengan intensitas rendah, kita tidak memerlukan makanan camilan. Anda mesti menantikan jam santap selanjutnya.

3. Sebelum tidur

Bukankah ngemil sebelum tidur dapat menambah berat badan? Tidak selalu, kok. Ngemil sebelum tidur, tidak bakal langsung pulang menjadi lemak dan mendongkrak berat badan Anda. Waktu terbaiknya ialah beberapa jam setelah santap malam. aemilan kecil sebelum istirahat ini dapat membantu Anda istirahat lebih nyenyak. Asalkan, opsi camilannya pun harus diperhatikan.

4. Setelah sarapan sebelum masuk waktu santap siang

Sekitar pukul 9 atau 10, pasti tidak sedikit orang yang merasa lapar. Apalagi andai sarapan yang dimakan melulu segelas teh manis dengan roti isi selai atau sereal saja sebab telat bangun dan buru-buru sampai-sampai tidak dapat menyiapakan sarapan. Nah, pada jam kritis itu Anda boleh, kok guna ngemil. Tapi, bila sarapan yang Anda santap sudah merangkum karbohidrat, lemak sehat, protein menyeluruh dengan buah atau sayur, kita tidak butuh camilan lagi sekitar perut tidak terasa lapar.
Waktu Terbaik guna Ngemil Kalau Tak Mau Berat Badan Naik Waktu Terbaik guna Ngemil Kalau Tak Mau Berat Badan Naik Reviewed by Mutia Olyvia on 20.23 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.